Sabtu, 22 Februari 2014

Tugas Bahasa Indonesia (Tugas 1)

Muhammad Rizky Kurniawan | 5115127107
Tugas 1 

Judul Skipsi yang akan di Telah adalah :  

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELAKUKAN ISNTALASI SOUND SYSTEM (MISS) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TAI (Team Assisted Individualization)
DIKELAS XI AV SMK NEGERI 5 JAKARTA

Ditulis oleh  :   

Radinal Setyadinsa 
5235117135

Tahun Lulus :

2012

Bidang Studi : 

Pendidikan Teknik Elekto 2011

Nama Pembimbing Skripsi :

Dr. Bambang Dharmaputra M.Pd. (Dosen Pembimbing I)
Dr. Moch. Sukardjo M.Pd. (Dosen Pembimbing II)


Jenis Skripsi : 

 Skripsi Mengenai Keteknikan

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

2013

Beberapa Gunung Api di Jawa Barat yang pernah meletus

Di Bogor, masyarakat juga kwatir dengan tiga gunung dikawasan ini ikut aktif dan memuntahkan lahar panas sebut saja Gunung Gede yang memiliki ketinggian 1.000-3.000 m. Pangrango dengan ketinggian 3.019 m dan Gunung Salak puncak Salak 1 mencapai 2.211 m puncak Salak 2 diketinggian 2.180 m

Dua wilayah dekat dengan Gunung Salak dan Gede adalah Taman Sari dengan wilayah 2.161 hektar jumlah penduduk 86.906 jiwa di delapan desa, Kecamatan Ciomas luasnya 1630,537 hektar jumlah penduduk 128.885 jiwa di 11 desa..


Berikut adalah beberapa GUNUNG di Jawa Barat (JABAR) yang pernah meletus :

Gunung Galunggung : Tinggi 2.167 meter dari permukaan laut (mdpl) terletak diperbatasan Garut dan Tasikmalaya . Gunung ini telah mengalami empat kali erupsi . Tahun 1882 menjadi tahun pertama letusan GUnung Galunggung dan berlangsung selama 4 hari tepatnya pada 8-12 oktober 1882.


Gunung Cermai :
 Gunung yang terletak di Cirebon, Kuningan, dan Majalengka ini memiliki tinggi 3.078 mdpl. Gunung ini merupakan gunung berapi yang masih aktif sejak tahun 1600-an. Tercatat letusan pertama kali terjadi pada tahun 1863 dan terakhir kali meletus pada tahun 1937.


Gunung Gede :
Gunung Gede terletak sepanjang Sukabumi, Cianjur dan Bogor. Gunung ini memiliki tinggi 2.985 mdpl. Tercatat Gunung Gede pertama kali meletus pada 1747-1748. Letusannya mengakibatkan kerusakan parah . Gunung Gede terakhir kali meletus pada tahun 1972 namun tidak menyebabkan kerusakan apa-apa.



Gunung Guntur : 
Tinggi 2.249 mdpl ini terletak di Garut. erupsi terakhirnya terjadi pada tahun 1847. Saat ini tidak nampak keaktifan Gunung Guntur, Namun diperkirakan gunung ini akan meledak dengan kekuatan besar dimasa depan.

Gunung Papandayan :
Gunung Papandayan di Garut setinggi 2.665 mdpl ini tercatat beberapa kali mengalami erupsi. Diantaranya pada 1773, 1923, 1942, 1993, dan 2003. Letusan besar yang terjadi pada 1773 menghancurkan sedikitnya 40 desa dan menewaskan 2.951 orang.

Gunung Salak :
Tinggi 2.221 mdpl. Gunung yang terletak sepanjang Sukabumi-Bogor ini pernah meletus antara 1668-1699, 1780, 1902-1903, dan 1935, Letusan terakhir terjadi pada tahun 1938.


Demikian beberapa GUNUNG API di Jawa Barat..

Semoga Bermanfaat untuk pengetahuan warga Jawa Barat khususnya..



sumber : inilah Bogor (harian Lokal)

Kisah Fransisco Pacheco dan Tekanan Terhadap Teknologi Hidrogen (Part 1)

Paten penemuan Fransisco Pacheco (No. 5.089.107) bisa merevolusi bidang energi.
Generator hidrogen bipolar buatan Pacheco adalah sebuah sistem unik yang memisahkan hidrogen dari air laut (tangki penyimpan unsur-unsur alamiah) saat akan digunakan. Paten tersebut mengajarkan pemisahan auto-listrik berdasarkan kebutuhan dari 99,98 % hidrogen murni air laut pada keuda elektrode generator, dan penggunaan secara terus-menerus dari energi yang dibawa oleh hidrogen.
Hingga saat ini penelitian dan pengembangan hidrogen sebagai sumber energi dihalangi karena beberapa faktor:

  1. Hidrogen merupakan elemen yang sangat mudah terbakar dan menguap, seperti yang terjadi pada kecelakaan tragis di Hidenberg dan pesawat Ulang Alik Challenger.
  2. Sistem hidrogen sisa yang diberi tekanan udara tinggi, kriogenik, dan zat air yang mampu menyimpan hidrogen membutuhkan biaya sangat mahal, tidak praktis, dan berbahaya (dengan sistem Pacheco tidak dibutuhkan tempat penyimpanan)
  3. Departemen Energi Amerika Serikat tidak tertarik mempromosikan atau mengembangkan sumber-sumber energi baru yang menyaingi monopoli-monopoli energi yang sangat kuat saat ini yaitu minyak.
Hidrogen adalah bahan bakar yang paling bersih. ketika dibakar, menyisakan residu berupa uap air yang bisa didaur ulang kembali ke dalam sistemnya sendiri untuk digunakan kembali atau dibuang dengan aman ke lingkungan dan kembali mengalir kelautan, danau, dan sungai-sungai tidak ada efek gas rumah kaca, tidak ada hujan asam tidak ada daerah jajahan akan minyak asing, tidak ada transportasi mahal. atau jaringan listrik.
Oksida dari dua bahan logam digunakan dalam sistem yang menghasilkan hidrogen pada kedua elekrtodenya juga bisa didaur ulang (dengan presentase kerugian minimal 0,25 persen.)
Logam-logam yang digunakan dalam sistem ini bisa dibuat dari logam-logam sisa dengan aktif mencarinya dipasar-pasar. Infrastruktur yang dibutuhkan untuk membuat sumber energi alternatif yang efisien, aman, dan bersih ini sudah tersedia.
Pacheco sudah membuat model-model yang dengan sukses menjadi bahan bakar sebuah mobil, motor, mesin pemotong rumput, obor, dan sebuah kapal (dimana laut menjadi tangki dengan bahan bakarnya yang sangat banyak). Sistem model lainnya yang digunakan dalam demonstrasi berhasil memberi sumber tenaga bagi seluruh rumah di daerah West Milford, New Jersey, menyediakan energi listrik dan bahan bakar untuk memasak dan menyalakan pemanas ruangan, sebagai tambahan, Pacheco menunjukan generatornya pada komunitas ilmuan pada tahun 1990 dalam acara Konferensi Energi Hidrogen Internasional Tahunan. di mana hanya alat ciptaannya lah satu-satunya menghasilkan hidrogen. Generator buatannya juga dipamerkan di Kanada pada Konferensi Energi Hijau pada tahun 1990, dan pada banyaj konferensi-konferensi terkemuka lainnya di mana ia menerima beberapa penghargaan atas hasil karyanya tersebut.


Sumber : SUPPRESSED INVENTIONS & OTHER DISCOVERIES karya Jonathan Eisen (Guru Besar Universitas California) 
diposting kembali oleh:
M.Rizky Kurniawan
Mahasiswa UNJ 
22-Februari-2014